contoh laporan PRAKERIN TSM BAB I-IV
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
LATAR
BELAKANG
Praktik Kerja Industri
(PRAKERIN) adalah salah satu penyelenggaraan pendidikan keahlian profesional
yang memadukan sistematik dan sinkron antara program pendidikan di sekolah dan
penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan bekerja secara langsung
dengan dunia kerja secara terarah untuk membentuk keahlian
dan mental siswa agar pada saat lulus dari SMK siap terjun dalam
dunia kerja.
Pelaksanaan Praktik
Kerja Industri (PRAKERIN) dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan. Untuk program
keahlian teknik kendaraan sepeda motor (TSM), pihak sekolah telah bekerjasama
dengan Bengkel Aris Motor sebagai salah
satu tempat dilaksankannya Praktik Kerja Industri. Hal ini dilaksanakan dalam
rangka peningkatan mutu dari tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam
mencapai tujuan yang relevan antara dunia pendidikan dengan tuntutan kebutuhan
tenaga kerja, sekaligus sebagai syarat untuk mengikuti UN (Ujian Nasional).
Dalam menyelasaikan
tugas prakrin di haruskan untuk membuat sebuah laporan mengenai sepeda motor.
Oleh karena itu, saya mengambil judul “Bongkar
Pasang Komponen Bak CVT Motor Honda Beat Karbu Tahun 2009”.
Kegiatan
penyelenggaraan PRAKERIN ini diharapkan dapat meningkatkan keahlian dan etos
kerja siswa yang meliputi: kemampuan bekerja, motivasi kerja, inisiatif,
kreativitas, disiplin dan kerajinan dalam bekerja.
1.2
1.2 TUJUAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
1.2 TUJUAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
a. Meningkatkan, memperluas dan
memantapkan ketrampilan yang membentuk kemampuan siswa sebagai bekal
untuk memasuki lapangan kerja sesuai dengan bidangnya masing-masing
b. Meningkatkan pengalaman siswa
pada aspek-aspek usaha yang potensial dalam lapangan kerja antara lain :
Struktur organisasi usaha, jenjang karier, asosiasi usaha yang potensial dalam
lapangan kerja antara lain : struktur organisasi usaha, jenjang karier,
asosiasi usaha, manajemen usaha dan sebagainya.
c. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan
tenaga kerja yang berkualitas
d. Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki
pengetahuan,keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan
kerja
e. Memberi pengetahuan terhadap pengalaman
kerja sebagai bagian proses pendidikan.
1.3
MANFAAT PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKRIN)
a.
Manfaat Prakerin Bagi Siswa
1)
Meningkatkan rasa percaya diri, disiplin
dan tanggung jawab.
2)
Memperoleh wawasan luas mengenai seluk
beluk dunia kerja.
3)
Dapat memahami, memantapkan dan
mengembangkan pelajaran yang diperoleh di sekolah.
b.
Manfaat prakerin bagi sekolah
1)
Tujuan pendidikan untuk mendapat
keahlian proffesional lebih mudah dicapai
2)
Dapat menyesuaikan program pendidikan dengan kebutuhan lapangan kerja
c.
Manfaat prakerin bagi Industri
1)
Dapat memilih peserta Prakerin baik
jumlah, kemampuan, penampilan dan waktu yang dianggap menguntungkan
2)
Dapat mengenal persis kualitas siswa
yang berlatih di instansi/ industri
BAB
II
KAJIAN
PUSTAKA
2.1
Sepeda Motor Metic
Sepeda motor
matic adalah sepeda motor yang menggunakan transmisi CVT, banyak pengguna yang
meyukainya karena kemudahannya. motor matic memiliki desain bodi yang lebih
kecil (pendek) dan ringan dari kedua jenis motor lainnya, disusul dengan motor
bebek, dan motor sport yang umumnya memiliki bodi yang lebih besar dan berat. Berat
bodi yang ringan ini membuat kaum perempuan lebih memilih motor matic sebagai
pilihan dibanding motor lainnya.
Dari segi
transmisinya, pada motor matic semua transmisinya diproses secara otomatis. Anda cukup menarik tuas gas
dan tuas rem untuk menjalankan motor mati. Jika dilihat dari tipe transmisi
yang digunakan, motor matic cenderung
memudahkan Anda dalam berkendara. Sistem penggerak roda yang berjalan
secara otomatis atau biasa disebut dengan Continuously Variable Transmission
(CVT) akan menyebabkan perpindahan gear tanpa perlu dipicu secara manual.
Hasilnya,
cukup menarik tuas gas secara berkala dan motor matic Anda yang mengatur tenaga
mesin yang akan dihasilkan. Untuk biaya
perawatannya, motor matic yang memiliki komposisi mesin yang lebih tertutup. Apabila
terjadi kerusakan, motor matic akan lebih sulit untuk dideteksi dan tentunya
biaya perawatan dan perbaikannya akan lebih mahal. Selain itu, Durabilitas
(ketahanan) motor matic pasca perbaikan cenderung lebih pendek sehingga efek
samping dari perbaikan motor akan cepat terasa.
2.2 Transmisi otomatis CVT pada sepeda motor matik
CVT
(singkatan dari Continuously Variable Transmission) adalah sistem transmisi
daya dari mesin menuju ban belakang menggunakan sabuk yang menghubungkan antara
drive pulley dengan driven pulley. Transmisi otomotis umumnya digunakan pada
sepeda motor tipe skuter (scooter), meskipun saat ini sudah mulai diterapkan
juga pada sepeda motor tipe cub. Transmisi otomatis yang digunakan yaitu
transmisi otomatis "V" Belt atau yang dikenal dengan CVT. CVT tidak
lagi menggunakan roda-roda gigi untuk melakukan pengaturan rasio transmisi,
melainkan menggunakan sabuk (V-Belt) dan vully variable untuk memperoleh
perbandingan gigi yang bervariasi.
.
BAB III
HASIL DAN PENJELASAN
3.1
Alat-alat
Bongkar Pasang Komponen Bak CVT Motor Honda Beat Karbu Tahun 2009
Gambar 3.1 Kunci T
8
|
GAMBAR 3.2 Kunci T 10, Kunci
Shok 24, Kunci Shok 22 Dan Kunci Shok 19
|
Gambar
3.4 Kunci Grip On (Puli Metic)
|
GAMBAR 3.3 Kunci Craker
|
3.2
Komponen
Bak CVT
1)
Kipas
berfungsi mengurangi panas pada pulley primer atau pulley depan
Gambar 3.5 Kipas
|
2) Fixed
primary sheeve
Dalam
pulley primer sistem CVT ada dua bagian utama, yakni fixed primer dan sliding
primer. Fixed primer sheeve adalah sisi yang terhubung secara fixed (tetap) ke
poros pulley primer. Fungsinya sebagai tempat V belt melilit pulley.
Gambar 3.6. Fixed
Primary Sheeve
|
3) V
Belt/balting
V belt adalah sabuk
khusus yang terbuat dari bahan karet bercampur serat baja yang berfungsi
menghubungkan putaran dari pulley primer ke pulley sekunder. Meskipun terbuat
dari karet, V belt tidak memiliki daya elastisitas seperti karet pada umumnya.
Karena serat sabuk terbuat dari kawat baja. Bahan karet digunakan karena
sanggup menahan gesekan antara pulley primer dan sekunder.
Jika
terjadinya aus maka sisinya harus diganti karena disebabkan gesekan oleh pulley
sekunder dan pulley primer.
Gambar 3.7. V
Belt/Balting
|
4) Sliding
primary sheeve
Sementara sliding
primer sheeve adalah sisi yang terhubung secara tidak tetap pada poros pulley
primer. Karena sheeve ini tidak tetap maka bisa digeser ke kanan dan ke kiri.
Fungsi sliding primary sheeve adalah untuk memperbesar atau memperkeil diameter
dari pulley primer. Ketika sliding primary bergerak mendekati fixed primary
sheeve maka jaraknya semakin dekat. Bentuk dari sheeve ini tirus sehingga saat kedua
sheeve ini bergerak mendekat, lilitan V belt akan terdorong menjadi lebih
melebar. Kerusakan jarang terjadi.
Gambar 3.8. Sliding
primary sheeve
|
5) Tutup
Rumah Roller berfungsi untuk mencegah roller keluar dari jalurnya
Gambar 3.9. Tutup
rumah roller
|
6)
Cam
atau karet tutup rumah roller berfungsi menahan getaran dari rumah roller
Gambar 3.10. Cam
atau karet tutup rumah roller
|
7) Roller
Roller
atau pemberat berfungsi untuk mengatur pergerakan sliding primer sheeve.
Pemberat ini bekerja menggunakan prinsip gaya sentrifugal.
Gaya sentrifugal adalah gaya yang keluar dari sebuah gerakan rotasi dengan arah menjauhi poros putaran.
Gaya sentrifugal adalah gaya yang keluar dari sebuah gerakan rotasi dengan arah menjauhi poros putaran.
Namun,
alur roller ini dibuat condong ke depan. Sehingga pergerakan roller tidak
sepenuhnya menjauhi poros putaran namun akan dibelokan ke arah depan.
Pergerakan ini akan mendorong sliding primer sheeve untuk bergerak ke depan
ketika putaran pulley kencang.
Gambar 3.11. Roller
|
8) Jalur
Roller
Tempat roller bekerja
akibat gaya sentrifugal oleh putaran mesin mengakibatkan Kerusakan aus.
Gambar 3.12. Jalur Roller
|
9)
Collar,
Collar berfungsi sebagai tempat dudukan fixed sheave, sliding sheave dan cam.
Gambar 3.13. Collar
|
10) Clutch atau mangkok kampas ganda
Fungsinya untuk
menerima putaran dari kampas ganda yang selanjutnya akan dikirim ke roda. Ketika
kampas ganda berputar pada RPM rendah, gaya sentrifugal yang dihasilkan itu
kecil sehingga kampas ganda tidak mampu membuat mangkok kampas ganda berputar. Namun
ketika RPM mesin bertambah, gaya sentrifugal membesar dan kampas ganda akan
semakin kuat menekan mangkok kampas ganda. Hasilnya terjadilah perpindahan
tenaga dari kampas ganda ke mangkok kampas ganda.
Gambar 3.14. Clutch
Atau Mangkok Kampas Ganda
|
11) Kampas
Ganda
Kampas Ganda pada jenis
kopling sentrifugal sangat berbeda berbeda dengan Ganda manual. Kalau kopling
manual, kampas kopling itu hanya berbentuk piringan namun pada kopling
sentrifugal kampas kopling berbentuk seperti sepatu rem tromol. Fungsi kampas Ganda
sentrifugal adalah meneruskan putaran dari poros sekunder ke roda hanya apabila
putaran poros sekunder pada midle RPM. Kampas Ganda ini bekerja menggunakan
gaya sentrifugal, jadi ketika poros sekunder berputar otomatis kampas Ganda
juga berputar. Putaran kampas kopling akan menghasilkan gaya sentrifugal yang
membuat kampas Ganda bergerak lebih keluar.
Gambar 3.15. Kampas
Ganda
|
12) Per
Kampas Ganda
Berfungsi menyalurkan
sekaligus memutuskan tenaga putaran mesin dari CVT depan ke belakang. Cara
kerja menggunakan gaya sentrifugal semakin cepat putaran mesin maka semakin
cepat juga per ampas ganda meregang sehingga kampas ganda menyentuh mangkok
kampas.
Gambar 3.16. Per Kampas Ganda
|
13) Sliding Sheeve
Gambar 17. Sliding
Sheeve
|
14) fixed sheeve
Gambar 18. fixed sheeve
|
15) Per CVT
Pada pulley primer, itu
ada roller yang bertugas mengatur pergerakan primer sliding sheeve. Namun pada
pulley selunder hanya menggunakan sebuah pegas spiral untuk mengatur pergerakan
secondary sliding sheeve.
Dalam
posisi normal, pegas ini akan menjaga sliding sheeve tetap rapat sehingga
diameternya membesar. Namun ketika pulley primer berputar, roller tidak hanya
mengatur pergerakan primer sliding sheeve, Tapi juga melawan daya pegas pada
pulley sekunder. Karena V belt juga tidak memiliki daya elastisitas maka
pembesaran diameter pullet primer akan membuat diameter pulley sekunder
mengecil.
Gambar 3.19 Per
CVT
|
16)
Tempat
Kedudukan Kampas Ganda
Gambar 3.20 Tempat
Kedudukan Kampas Ganda
|
17) Transmission
case atau Gear Reduksi
Rumah
transmisi adalah komponen yang melindungi semua sistem transmisi dari pulley
primer hingga pulley sekunder. Dengan adanya rumah transmisi, maka tidak ada
material seperti debu atau air yang mampu mengganggu V belt dalam meneruskan
putaran.
Gambar 3.21 Gigi
Sekunder
|
Gambar 3.22 Gigi
Primer
|
Gambar 3.23 Gigi
As Roda
|
3.3
Langkah-langkah
Bongkar Pasang Komponen Bak CVT Motor Honda Beat Karbu Tahun 2009
Gambar 3.24 Proses
melepas baut 8
|
1)
Langkah
pertama lepaskan baut 8 pada bak cvt menggunakan kunci t8 setelah bak terlepas
buka mur 22 pada pulley depan menggunakan kunci sok 22 seperti gamabar
dibawah.
Gambar 3.25 Proses
melepas baut 22
|
2)
Setelah mur 22
terlepas selanjutnya buka bagian pulley
primer setelah terbuka selanjutnya buka bagian pulley sekunder menggunakan
kunci sok 19 untuk membuka pulley sekunder
harus ditahan menggunakan trekcer/penahan pull setelah terlepas kemudian
lepaskan bagian pulley sekunder dari
penghubung gigi transmisi
selanjutnya buka mur 39 yang terdapat dikampas ganda untuk melepaskan gunakan
kunci grip on atau kunci alfa , gunakan kaki untuk menahan pulley agar per cvt
tidak terlontar kemuka karena terdapat per.
Gambar
3.27 Proses melepas
mur 19
|
Gambar
3.26 Proses melepas
mur 39
|
3)
Setelah terlepas langkah
selanjutnya buka kampas ganda,pada kampas ganda terdapat per kampas ganda yang
berjumlah 3 buah untuk membuka per kampas ganda membuhkan bantuan obeng untuk
mencongkel per, setelah terlepas selanjutnya kita membuka bagian transmisi atau
gear bok matic menggunakan kunci 10 t seperti gambar di bawah ini.
Gambar
3.28 bagian Gear Reduksi
|
Gambar
3.29 proses melepas baut 10 pada bagian tutup gear
reduksi
|
3.4
Langkah-langkah
pemasangan Komponen Bak CVT Motor Honda Beat Karbu Tahun 2009
1)
Pasang
gear as roda, pasang gigi primer selanjutnya pasang gigi sekunder. Setelah
dipasang tutup bagian gear reduksi setelah dipasang tutup nya masukkan baut 10
lalu kerncangkan menggunakkan t 10 setelah
dikunci.
Gambar
3.30 bagian Gear Reduksi
|
Gambar
3.31 proses pemasangan baut 10 pada bagian tutup gear
reduksi
|
2)
kemudian
pasang per cvt seperti cara pembongkaran diatas menggunakan kunci grip on/ alfa
39 ,setelah itu pasang v-belt /balting lalu pasang rumah kampas ganda yang
mirip tromol rem ,pasang mur 19 lalu kencangkan menggunakan kunci sok 19 dengan
alat bantu treker
Gambar
3.32 Proses pemasangan mur 39
|
Gambar
3.33 Proses pemasangan mur 19
|
3)
Langkah
selanjutnya susun roler pada jalur roler setelah pasang rumah roler. pada
tempat nya jangan lupa pasang cooler/bos rumah roler setelah itu pasang v-belt/balting
pada tempat nya.
Gambar
3.35 Proses
penyususan roler
|
Gambar 3.34
Proses
pemasangan V belt
|
4)
selanjutnya
pasang bagian fixed primer lalu pasang mur 22 setelah dipasang ,kencangkan mur
22 menggunakann kunci sok 22 setelah itu gunakan treker /penahan, pada sebagian
motor seperti motor mio harus menggunakan treker.pada motor beat tidak
menggunakan treker,bisa gunakan mata kunci sok untuk penahan nya atau buat
treker buatan untuk penahan nya . pasang tutup bak cvt lalu pasang baut 8 pada
tempat nya setelah terpasang semua kencangkan baut tersebut menggunakan kunci 8.
.
Gambar
3.35 Proses
pemasangan baut 8
|
Gambar
3.36 Treker
pada motor mio
|
Gambar 3.34
Proses
pemasangan baut 22
|
BAB IV
PENUTUP
4.1
Kesimpulan
Dari uraian diatas yang penulis
sajikan maka penulis dapat menarik kesimpulan bahwa :
Sepeda motor matic adalah sepeda motor
yang menggunakan transmisi CVT, banyak pengguna yang meyukainya karena
kemudahannya. motor matic memiliki desain bodi yang lebih kecil (pendek) dan
ringan dari kedua jenis motor lainnya, disusul dengan motor bebek, dan motor
sport yang umumnya memiliki bodi yang lebih besar dan berat.
CVT (singkatan dari Continuously
Variable Transmission) adalah sistem transmisi daya dari mesin menuju ban
belakang menggunakan sabuk yang menghubungkan antara drive pulley dengan driven
pulley.
4.2
Saran
Dengan
terselesainya laporan ini, penulis berharap semoga dapat bermanfaat bagi
pembaca. Dan juga penulis ingin menyarankan :
1. Kekompakan antara pembimbing dan siswa Prakerin harus tetap dijaga dengan
baik.
2. Perawatan yang baik pada mesin-mesin dan perlatan agar dapat beroperasi dan
berfungsi dengan lancar serta berumur panjang atau awet.
3. Kedisiplinan dalam bekerja harus tetap ditingkatkan.
4.3 Kata Penutup
Dengan
mengucapkan “Syukur Alhamdulillah” Kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN)
yang telah laksanakan sebagai untuk memenuhi syarat dalam mengikuti Ujian
Kompetensi Keahlian (UKK), Ujian Akhir Sekolah (UAS) Dan Ujian Nasional (UN).
Dengan mencurahkan segenap kemampuan yang ada, saya pun menyadari sepenuhnya
bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, namun dengan penuh harapan semoga
saja ada manfaatnya bagi kita semua. Demikian laporan ini disampaikan agar
dapat dimaklumi.
DAFTAR PUSTAKA
Profil
Bengkel Aris Motor
Nama
Pemilik : Aris
Nama
Bengkel : Aris Motor
Alamat : Jl. KH. Dewantara
Berdiri
tahun : 2013
DENAH
LOKASI BENGKEL ARIS MOTOR
Bengkel Aris Motor
|
Tri
Putra Futsal
|
JL.
K.H. Dewantara parit 2
|
MM.
Beringin
|
Mesjid Ukhuwah
|
Penjahit
Yura
|
JL. Beringin
|
Komentar
Posting Komentar